Pasar Asia-Pasifik dibuka menguat secara luas pada perdagangan Kamis, sementara kontrak futures saham Amerika Serikat juga bergerak naik.
Sentimen positif datang setelah laporan laba Nvidia melampaui ekspektasi dan perusahaan memberikan prospek yang kuat. Kondisi tersebut meningkatkan optimisme investor terhadap sektor teknologi dan membantu menopang pergerakan pasar saham.
Di pasar mata uang, perhatian investor masih tertuju pada arah suku bunga bank sentral. Dolar Australia mendapat dukungan dari meningkatnya ekspektasi kenaikan suku bunga Reserve Bank of Australia, sementara poundsterling dan euro menghadapi tekanan setelah data ekonomi AS kembali meningkatkan ekspektasi terhadap potensi kenaikan suku bunga Federal Reserve.
Baca Juga: Market Update 26 Agustus 2026: Pasar Menanti Inflasi AS

AUD/USD
Dolar Australia menguat dan bergerak mendekati level tertinggi baru dalam tiga bulan.
Penguatan tersebut didukung oleh meningkatnya ekspektasi bahwa Reserve Bank of Australia dapat kembali menaikkan suku bunga paling cepat pada bulan depan.
Bagi trader pemula, ekspektasi kenaikan suku bunga biasanya dapat meningkatkan daya tarik suatu mata uang karena potensi imbal hasil yang lebih tinggi.
Secara teknikal, AUD/USD masih berada dalam uptrend.
Area support terdekat berada di 0.7135, sementara resistance terdekat berada di 0.7185.
Selama harga mampu bertahan di atas support, peluang penguatan masih terbuka.
π Potential Buy: 0.7145
π― Potential TP: 0.7180
π Potential SL: 0.7115

GBP/USD
Poundsterling turun ke level terendah dalam satu minggu terhadap dolar AS.
Tekanan terhadap sterling muncul setelah indikator inflasi yang menjadi perhatian Federal Reserve menunjukkan bahwa tekanan harga masih tinggi pada Juli. Kondisi tersebut sedikit meningkatkan ekspektasi bahwa The Fed masih dapat menaikkan suku bunga.
Ekspektasi suku bunga AS yang lebih tinggi dapat mendukung dolar AS dan memberikan tekanan terhadap pasangan GBP/USD.
Meski mengalami pelemahan jangka pendek, secara teknikal GBP/USD masih berada dalam uptrend.
Area support terdekat berada di 1.3550, sementara resistance terdekat berada di 1.3620.
Jika harga mampu bertahan di atas support, peluang pemulihan masih terbuka.
π Potential Buy: 1.3570
π― Potential TP: 1.3610
π Potential SL: 1.3530

EUR/USD
Euro bergerak melemah setelah dolar AS naik hingga mencapai level tertinggi dalam delapan hari.
Penguatan dolar didukung oleh data inflasi dan ekonomi Amerika Serikat yang memperkuat ekspektasi mengenai potensi kenaikan suku bunga Federal Reserve.
Bagi trader pemula, hubungan ini cukup penting untuk diperhatikan. Ketika ekspektasi suku bunga AS meningkat, dolar AS biasanya mendapat dukungan sehingga pasangan seperti EUR/USD dapat mengalami tekanan.
Secara umum, brief menunjukkan bahwa euro masih menghadapi tekanan dari penguatan dolar AS.
Catatan: Data teknikal EUR/USD seperti trend, support, resistance, Potential Buy/Sell, TP, dan SL belum tercantum dalam Market Brief yang dikirim, sehingga level tersebut tidak ditambahkan agar tidak menggunakan angka yang tidak berasal dari Research Team.
Apa yang Perlu Diperhatikan Trader?
Pergerakan market hari ini menunjukkan perbedaan sentimen antara pasar saham dan pasar mata uang.
Pasar saham Asia dan futures AS mendapat dukungan dari laporan kinerja Nvidia yang lebih baik dari perkiraan. Hal tersebut meningkatkan optimisme terhadap saham-saham teknologi.
Di pasar forex, AUD/USD masih mendapat dukungan dari ekspektasi kebijakan RBA yang lebih ketat. Sebaliknya, GBP/USD dan EUR/USD menghadapi tekanan karena dolar AS kembali menguat.
Bagi trader pemula, kondisi seperti ini menunjukkan bahwa setiap instrumen dapat bereaksi berbeda terhadap berita yang sama. Karena itu, penting untuk memperhatikan faktor fundamental sekaligus arah tren teknikal.
Kesimpulan Market Outlook
Secara umum, sentimen pasar saham cenderung positif setelah laporan laba Nvidia melampaui ekspektasi dan memberikan dorongan terhadap sektor teknologi.
AUD/USD masih menunjukkan kecenderungan naik dengan dukungan dari ekspektasi kenaikan suku bunga RBA.
Sementara itu, GBP/USD dan EUR/USD mendapat tekanan setelah data ekonomi dan inflasi Amerika Serikat meningkatkan ekspektasi terhadap potensi kenaikan suku bunga Federal Reserve dan mendorong penguatan dolar AS.
Trader perlu terus memantau perkembangan data ekonomi Amerika Serikat, arah kebijakan The Fed dan RBA, serta laporan kinerja perusahaan besar yang dapat meningkatkan volatilitas pasar.
Research Team β Doo Financial Futures
Disclaimer
Peringatan Risiko: Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Perdagangan derivatif memiliki tingkat risiko tinggi terhadap modal Anda, dan Anda hanya boleh trading dengan uang yang Anda sanggup untuk menanggung kerugian.
Perdagangan derivatif mungkin tidak cocok untuk semua investor. Pastikan Anda sepenuhnya memahami risiko yang terlibat dan mencari nasihat independen jika diperlukan.
Konten dalam materi ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh diangga

