Kontrak futures saham Amerika Serikat bergerak datar seiring imbal hasil obligasi Treasury terus meningkat.
Di kawasan Asia-Pasifik, indeks Nikkei 225 Jepang menguat, sementara S&P/ASX 200 Australia melemah. Pasar saham Tiongkok daratan dan Korea Selatan masih tutup karena hari libur.
Baca Juga: Market Update 24 September 2026: Yield Tekan Wall Street

AUD/USD
Dolar Australia masih tertahan di dekat level terendah dalam beberapa minggu di tengah aksi jual kembali di pasar obligasi global.
Tekanan di pasar obligasi mendorong imbal hasil ke level tertinggi dalam 15 tahun, sementara penguatan dolar AS masih membatasi pergerakan AUD/USD.
Secara teknikal, AUD/USD berada dalam downtrend.
Area support terdekat berada di 0.7010, sementara resistance terdekat berada di 0.7070.
Jika harga kembali tertahan di bawah resistance, tekanan jual masih berpotensi berlanjut.
📉 Potential Sell: 0.7050
🎯 Potential TP: 0.7015
🛑 Potential SL: 0.7080

GBP/USD
Poundsterling melemah mendekati level terendah dalam tiga bulan.
Investor masih mencermati komentar terbaru dari pejabat Bank of England, sementara dolar AS mendapat dukungan dari meningkatnya ekspektasi terhadap kenaikan suku bunga lanjutan oleh Federal Reserve.
Secara teknikal, GBP/USD masih berada dalam downtrend.
Area support terdekat berada di 1.3170, sementara resistance terdekat berada di 1.3275.
Selama harga masih tertahan di bawah resistance, tekanan jual tetap perlu diperhatikan.
📉 Potential Sell: 1.3240
🎯 Potential TP: 1.32190
🛑 Potential SL: 1.3285

EUR/USD
Euro masih bergerak dekat level terendah dalam dua bulan karena penguatan dolar AS terus berlanjut.
Kenaikan imbal hasil Treasury, data ekonomi AS yang solid, serta pernyataan hawkish sejumlah pejabat The Fed memperkuat ekspektasi bahwa kenaikan suku bunga lanjutan masih mungkin terjadi.
Bagi trader pemula, kenaikan yield dan ekspektasi suku bunga yang lebih tinggi dapat meningkatkan daya tarik dolar AS sehingga memberikan tekanan terhadap pasangan seperti EUR/USD.
Secara teknikal, EUR/USD masih berada dalam downtrend. Sebelum trading sebaiknyaaa mempelajari dahulu karateristik EUR/USD dalam trading forex.
Area support terdekat berada di 1.1355, sementara resistance terdekat berada di 1.1450.
Jika harga gagal menembus resistance, peluang penurunan lanjutan masih terbuka.
📉 Potential Sell: 1.1425
🎯 Potential TP: 1.1370
🛑 Potential SL: 1.1470

XAU/USD
Harga emas bergerak stabil pada perdagangan Jumat, tetapi masih berada di jalur penurunan mingguan.
Tekanan terhadap emas berasal dari penguatan dolar AS serta meningkatnya ekspektasi bahwa suku bunga The Fed akan tetap berada pada level tinggi dalam waktu lebih lama.
Secara teknikal, XAU/USD masih berada dalam downtrend.
Area support terdekat berada di 4240.00, sementara resistance terdekat berada di 4320.00.
Selama harga masih tertahan di bawah resistance, tekanan jual tetap perlu diperhatikan.
📉 Potential Sell: 4300.00
🎯 Potential TP: 4260.00
🛑 Potential SL: 4335.00
Apa yang Perlu Diperhatikan Trader?
Pergerakan pasar hari ini masih didominasi oleh kenaikan imbal hasil Treasury dan ekspektasi kebijakan Federal Reserve yang lebih ketat.
Secara teknikal, AUD/USD, GBP/USD, EUR/USD, dan XAU/USD seluruhnya berada dalam downtrend.
AUD/USD masih menghadapi tekanan dari pasar obligasi global, sementara GBP/USD dan EUR/USD tertekan oleh penguatan dolar AS.
Di pasar komoditas, emas masih berada dalam tekanan karena suku bunga yang diperkirakan tetap tinggi dapat meningkatkan daya tarik aset berimbal hasil.
Bagi trader pemula, kondisi seperti ini menunjukkan pentingnya memperhatikan hubungan antara suku bunga, imbal hasil obligasi, dolar AS, dan pergerakan harga aset.
Agenda Ekonomi yang Perlu Diperhatikan
Market Brief 25 September turut menyoroti pidato pejabat The Fed John Williams, Jeff Schmid, dan Beth Hammack, serta Durable Goods Orders AS.
Komentar pejabat The Fed dapat memengaruhi ekspektasi pasar terhadap kebijakan suku bunga berikutnya, sementara data durable goods dapat memberikan gambaran mengenai aktivitas ekonomi AS.
Kesimpulan Market Outlook
Secara umum, pasar masih menghadapi tekanan dari kenaikan imbal hasil Treasury dan penguatan dolar AS.
AUD/USD, GBP/USD, dan EUR/USD berada dalam downtrend, sementara XAU/USD juga masih menunjukkan tekanan penurunan.
Di pasar saham Asia, Nikkei 225 menguat sedangkan S&P/ASX 200 melemah, menunjukkan bahwa sentimen regional masih beragam.
Trader perlu terus mencermati arah yield Treasury, komentar pejabat Federal Reserve, data ekonomi AS, serta reaksi harga di sekitar support dan resistance sebelum mengambil keputusan trading.
Untuk membantu mengelola risiko saat beberapa instrumen bergerak dalam downtrend, trader juga perlu memahami perbandingan potensi keuntungan dan risiko pada setiap posisi.
Pelajari lebih lanjut melalui artikel Risk Reward Ratio dalam Trading untuk membantu menilai entry, target profit, dan stop loss secara lebih terukur.
Research Team – Doo Financial Futures
Disclaimer
Peringatan Risiko: Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Perdagangan derivatif memiliki tingkat risiko tinggi terhadap modal Anda, dan Anda hanya boleh trading dengan uang yang Anda sanggup untuk menanggung kerugian.
Perdagangan derivatif mungkin tidak cocok untuk semua investor. Pastikan Anda sepenuhnya memahami risiko yang terlibat dan mencari nasihat independen jika diperlukan.
Konten dalam materi ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai arahan atau rekomendasi untuk membeli atau menjual.

