Kontrak futures saham Amerika Serikat diperdagangkan sedikit lebih tinggi ketika investor menantikan data ketenagakerjaan penting AS.
Sementara itu, pasar Asia bergerak bervariasi pada awal perdagangan Jumat. Pasar Tiongkok daratan dan Hong Kong masih tutup karena hari libur.
Di pasar forex, penguatan dolar AS dan meningkatnya ketegangan di Timur Tengah masih memberikan tekanan terhadap sejumlah mata uang utama. Harga emas juga melemah di tengah kenaikan harga minyak dan kekhawatiran terhadap potensi eskalasi konflik AS-Iran.
Baca Juga: Market Update 30 September 2026: Dolar Tekan Pasar

AUD/USD
Dolar Australia bergerak dekat level terendah dalam beberapa bulan seiring penguatan dolar AS masih berlanjut.
Di sisi lain, kondisi pasar obligasi Australia sedikit membaik setelah imbal hasil obligasi pemerintah AS mengalami penurunan. Namun, faktor tersebut belum cukup untuk mengubah tekanan terhadap AUD/USD.
Secara teknikal, AUD/USD masih berada dalam downtrend.
Area support terdekat berada di 0.6900, sementara resistance terdekat berada di 0.6965.
Jika harga kembali tertahan di bawah resistance, tekanan jual masih berpotensi berlanjut.
📉 Potential Sell: 0.6945
🎯 Potential TP: 0.6910
🛑 Potential SL: 0.6975

GBP/USD
Poundsterling bergerak mendekati level terendah dalam empat bulan.
Tekanan terhadap sterling meningkat ketika ketegangan di Timur Tengah mendorong permintaan terhadap dolar AS sebagai aset safe haven. Pasar juga mencermati laporan mengenai potensi aksi militer lanjutan AS terhadap Iran.
Secara teknikal, GBP/USD masih menunjukkan downtrend.
Area support terdekat berada di 1.3155, sementara resistance terdekat berada di 1.3250.
Selama harga masih tertahan di bawah resistance, peluang tekanan jual lanjutan tetap perlu diperhatikan.
📉 Potential Sell: 1.3230
🎯 Potential TP: 1.3180
🛑 Potential SL: 1.3275

EUR/USD
Euro bergerak melemah seiring meningkatnya ketegangan di Timur Tengah.
Sentimen terhadap euro tertekan di tengah laporan mengenai pengerahan kapal induk ketiga AS dan potensi serangan lanjutan terhadap Iran. Kondisi geopolitik tersebut turut meningkatkan permintaan terhadap dolar AS.
Bagi trader pemula, ketika ketidakpastian geopolitik meningkat, sebagian pelaku pasar dapat beralih ke aset yang dianggap lebih defensif. Perubahan permintaan tersebut dapat memengaruhi pergerakan pasangan mata uang seperti EUR/USD.
Secara teknikal, EUR/USD berada dalam downtrend.
Area support terdekat berada di 1.1215, sementara resistance terdekat berada di 1.1305.
Jika harga gagal menembus resistance, tekanan jual masih berpotensi berlanjut.
📉 Potential Sell: 1.1280
🎯 Potential TP: 1.1235
🛑 Potential SL: 1.1320

XAU/USD
Harga emas bergerak turun pada perdagangan Jumat dan berada di jalur penurunan mingguan untuk kedua kalinya secara berturut-turut.
Tekanan terhadap emas terjadi ketika kenaikan harga minyak kembali meningkatkan kekhawatiran terhadap potensi eskalasi konflik antara AS dan Iran.
Secara teknikal, XAU/USD masih berada dalam downtrend.
Area support terdekat berada di 4115.00, sementara resistance terdekat berada di 4220.00.
Jika harga masih tertahan di bawah resistance, tekanan jual tetap perlu diperhatikan.
📉 Potential Sell: 4185.00
🎯 Potential TP: 4130.00
🛑 Potential SL: 4235.00
Apa yang Perlu Diperhatikan Trader?
Pergerakan pasar hari ini masih menunjukkan tekanan yang cukup konsisten pada empat instrumen utama.
AUD/USD, GBP/USD, EUR/USD, dan XAU/USD seluruhnya berada dalam downtrend secara teknikal.
AUD/USD masih menghadapi tekanan dari penguatan dolar AS. GBP/USD dan EUR/USD juga melemah ketika ketegangan geopolitik meningkatkan permintaan terhadap dolar.
Di pasar komoditas, harga emas menghadapi tekanan meskipun ketegangan geopolitik meningkat. Kenaikan harga minyak menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan dalam melihat pergerakan XAU/USD.
Bagi trader pemula, kondisi ini menunjukkan bahwa satu faktor fundamental tidak selalu memberikan dampak yang sama terhadap setiap aset. Arah tren, support, resistance, dan manajemen risiko tetap perlu dianalisis secara terpisah.
Fokus pada Data Ketenagakerjaan AS
Investor juga menantikan data ketenagakerjaan penting Amerika Serikat yang dapat memberikan petunjuk tambahan mengenai kondisi ekonomi AS.
Data tenaga kerja dapat memengaruhi ekspektasi pasar terhadap kebijakan Federal Reserve dan pada akhirnya berdampak pada dolar AS, pasangan mata uang utama, serta harga emas.
Karena itu, volatilitas pasar dapat meningkat ketika data dirilis atau ketika hasil aktual berbeda dari ekspektasi pasar.
Kesimpulan Market Outlook
Secara umum, sentimen pasar masih dipengaruhi oleh penguatan dolar AS, ketegangan geopolitik di Timur Tengah, dan penantian terhadap data ketenagakerjaan AS.
AUD/USD masih berada dalam downtrend dan bergerak dekat level terendah dalam beberapa bulan. GBP/USD dan EUR/USD juga menghadapi tekanan akibat meningkatnya permintaan terhadap dolar.
Sementara itu, XAU/USD masih menunjukkan downtrend dan berada di jalur penurunan mingguan kedua berturut-turut.
Trader perlu terus mencermati data ketenagakerjaan AS, perkembangan konflik AS-Iran, harga minyak, serta reaksi harga di sekitar support dan resistance sebelum menentukan posisi.
Untuk membantu mengelola risiko ketika volatilitas meningkat, trader juga perlu memahami perbandingan antara potensi keuntungan dan risiko pada setiap posisi. Pelajari lebih lanjut melalui artikel Risk Reward Ratio dalam Trading untuk membantu menilai entry, target profit, dan stop loss secara lebih terukur.
Research Team – Doo Financial Futures
Disclaimer
Peringatan Risiko: Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Perdagangan derivatif memiliki tingkat risiko tinggi terhadap modal Anda, dan Anda hanya boleh trading dengan uang yang Anda sanggup untuk menanggung kerugian.
Perdagangan derivatif mungkin tidak cocok untuk semua investor. Pastikan Anda sepenuhnya memahami risiko yang terlibat dan mencari nasihat independen jika diperlukan.
Konten dalam materi ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai arahan atau rekomendasi untuk membeli atau menjual.

