Kontrak futures saham Amerika Serikat bergerak datar setelah Wall Street mencatat kenaikan menyusul keputusan Federal Reserve menaikkan suku bunga untuk pertama kalinya dalam tiga tahun.
Sementara itu, pasar Asia sebagian besar dibuka lebih tinggi pada perdagangan Jumat. Setelah keputusan The Fed, perhatian investor mulai beralih ke arah kebijakan bank sentral lainnya, pergerakan harga minyak, serta imbal hasil obligasi.
Baca Juga: Market Update 17 September 2026: Dolar Menguat Usai Fed

EUR/USD
Euro mengalami rebound, tetapi masih bergerak dekat level terendah dalam tujuh minggu terhadap dolar AS.
Tekanan terhadap euro sedikit mereda seiring harga minyak mulai turun setelah kekhawatiran mengenai gangguan pasokan dari Timur Tengah berkurang.
Secara teknikal, EUR/USD masih berada dalam downtrend.
Area support terdekat berada di 1.1435, sementara resistance terdekat berada di 1.1520.
Selama harga masih tertahan di bawah resistance, tekanan jual masih perlu diperhatikan.
📉 Potential Sell: 1.1500
🎯 Potential TP: 1.1455
🛑 Potential SL: 1.1540

GBP/USD
Poundsterling bertahan dekat level terendah dalam sekitar 2,5 bulan setelah Bank of England mempertahankan suku bunga.
BoE juga secara tidak terduga menunda penjualan obligasi pemerintah selama enam bulan, sehingga keputusan tersebut menjadi perhatian investor terhadap arah kebijakan moneter Inggris selanjutnya.
Secara teknikal, GBP/USD masih berada dalam downtrend.
Area support terdekat berada di 1.3280, sementara resistance terdekat berada di 1.3400.
Jika harga gagal menembus resistance, tekanan jual masih berpotensi berlanjut.
📉 Potential Sell: 1.3380
🎯 Potential TP: 1.3330
🛑 Potential SL: 1.3420

AUD/USD
Dolar Australia bergerak menguat setelah Gubernur RBA Michele Bullock memperingatkan bahwa risiko inflasi mulai terlihat semakin nyata.
Pernyataan tersebut kembali menarik perhatian pasar terhadap kemungkinan arah kebijakan Reserve Bank of Australia selanjutnya.
Secara teknikal, AUD/USD masih berada dalam kondisi sideway.
Area support terdekat berada di 0.7070, sementara resistance terdekat berada di 0.7130.
Jika harga mampu bertahan di atas support, peluang rebound menuju resistance masih terbuka.
📈 Potential Buy: 0.7085
🎯 Potential TP: 0.7120
🛑 Potential SL: 0.7055

XAU/USD
Harga emas bergerak sedikit menguat setelah naik hampir 2% pada sesi sebelumnya.
Penguatan emas mendapat dukungan dari penurunan harga minyak yang meredakan kekhawatiran inflasi serta mendorong turunnya imbal hasil obligasi.
Meski mengalami rebound, secara teknikal XAU/USD masih berada dalam downtrend.
Area support terdekat berada di 4310.00, sementara resistance terdekat berada di 4400.00.
Selama harga belum mampu menembus resistance, tekanan jual masih perlu diperhatikan.
📉 Potential Sell: 4375.00
🎯 Potential TP: 4325.00
🛑 Potential SL: 4420.00
Apa yang Perlu Diperhatikan Trader?
Pasar mulai menunjukkan pergerakan yang lebih beragam setelah keputusan suku bunga The Fed.
EUR/USD dan GBP/USD masih berada dalam downtrend, meskipun euro sempat rebound. XAU/USD juga tetap berada dalam downtrend meski harga emas menguat pada perdagangan terbaru.
Sementara itu, AUD/USD bergerak sideway dan mendapat dukungan dari meningkatnya perhatian terhadap risiko inflasi Australia.
Bagi trader pemula, kondisi ini menunjukkan bahwa rebound jangka pendek belum tentu berarti perubahan tren utama. Karena itu, penting untuk tetap melihat arah tren serta posisi harga terhadap support dan resistance sebelum mengambil keputusan.
Agenda Ekonomi yang Perlu Diperhatikan
Market Brief 18 September turut menyoroti inflasi Jepang, keputusan suku bunga Bank of Japan, pidato Presiden ECB Christine Lagarde, serta pidato pejabat The Fed Michelle Bowman.
Agenda tersebut dapat menjadi perhatian karena berpotensi memengaruhi ekspektasi kebijakan bank sentral serta volatilitas mata uang utama.
Kesimpulan Market Outlook
Secara umum, pasar Asia bergerak lebih positif setelah Wall Street mencatat kenaikan pasca keputusan Federal Reserve.
EUR/USD dan GBP/USD masih berada dalam downtrend, sementara AUD/USD bergerak sideway dengan dukungan dari meningkatnya perhatian terhadap risiko inflasi Australia.
Di pasar komoditas, XAU/USD rebound tetapi secara teknikal masih menunjukkan downtrend. Penurunan harga minyak dan imbal hasil obligasi menjadi faktor yang turut mendukung pemulihan emas.
Trader perlu terus memperhatikan arah kebijakan bank sentral, pergerakan harga minyak, serta perubahan imbal hasil obligasi yang dapat memengaruhi sentimen pasar berikutnya.
Setelah keputusan suku bunga bank sentral, volatilitas pasar dapat berubah dengan cepat. Karena itu, trader juga perlu membandingkan potensi keuntungan dan risiko pada setiap posisi.
Pelajari lebih lanjut melalui artikel Risk Reward Ratio dalam Trading untuk membantu menilai entry, target profit, dan stop loss secara lebih terukur.
Research Team – Doo Financial Futures
Disclaimer
Peringatan Risiko: Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Perdagangan derivatif memiliki tingkat risiko tinggi terhadap modal Anda, dan Anda hanya boleh trading dengan uang yang Anda sanggup untuk menanggung kerugian.
Perdagangan derivatif mungkin tidak cocok untuk semua investor. Pastikan Anda sepenuhnya memahami risiko yang terlibat dan mencari nasihat independen jika diperlukan.
Konten dalam materi ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai arahan atau rekomendasi untuk membeli atau menjual.

