Pasar Asia sebagian besar bergerak melemah, sementara kontrak futures saham Amerika Serikat cenderung stagnan setelah Wall Street mencatatkan penurunan selama tiga sesi berturut-turut.

Tekanan pasar datang dari kenaikan imbal hasil obligasi serta harga minyak yang masih tinggi. Kedua faktor tersebut kembali meningkatkan kekhawatiran terhadap inflasi dan membuat investor lebih berhati-hati terhadap aset berisiko.

Di pasar mata uang dan komoditas, perhatian investor juga tertuju pada data inflasi Inggris serta risalah rapat Federal Reserve yang dapat memberikan petunjuk mengenai prospek suku bunga AS.

Baca Juga: Market Update 18 Agustus 2026: Tensinya AS-Iran Tekan Pasar

Market Update Doo Financial Futures - 19 agustus 2026 AUDUSD

AUD/USD

Dolar Australia bergerak melemah setelah harapan terhadap tercapainya kesepakatan damai di Timur Tengah mulai memudar.

Kondisi tersebut memicu sentimen risk off, yaitu ketika investor cenderung mengurangi eksposur terhadap aset yang dinilai lebih berisiko. Dolar Australia termasuk mata uang yang cukup sensitif terhadap perubahan sentimen global.

Meski melemah dalam jangka pendek, secara teknikal AUD/USD masih berada dalam uptrend.

Area support terdekat berada di 0.7070, sementara resistance terdekat berada di 0.7130.

Jika harga mampu bertahan di atas support, peluang pemulihan masih terbuka.

πŸ“ˆ Potential Buy: 0.7075
🎯 Potential TP: 0.7110
πŸ›‘ Potential SL: 0.7050

Market Update Doo Financial Futures - 19 agustus 2026 GBPUSD

GBP/USD

Poundsterling masih bergerak dekat level tertinggi dalam tiga bulan.

Investor menantikan data inflasi Inggris untuk mendapatkan gambaran lebih jelas mengenai prospek kebijakan Bank of England. Tekanan harga yang tetap tinggi dapat membuat BoE lebih berhati-hati dalam menentukan arah kebijakan berikutnya.

Secara teknikal, GBP/USD masih berada dalam uptrend.

Area support terdekat berada di 1.3505, sedangkan resistance terdekat berada di 1.3580.

Selama harga mampu bertahan di atas support, peluang kenaikan menuju resistance masih terbuka.

πŸ“ˆ Potential Buy: 1.3525
🎯 Potential TP: 1.3565
πŸ›‘ Potential SL: 1.3490

Market Update Doo Financial Futures - 19 agustus 2026 EURUSD

EUR/USD

Euro masih bertahan dekat level tertinggi dalam dua bulan terhadap dolar AS.

Pelaku pasar kini menantikan risalah rapat Federal Reserve untuk mendapatkan petunjuk lebih lanjut mengenai arah suku bunga Amerika Serikat.

Bagi trader pemula, risalah FOMC dapat membantu memberikan gambaran mengenai pandangan pejabat The Fed terhadap inflasi, pertumbuhan ekonomi, dan kebijakan suku bunga berikutnya.

Secara teknikal, EUR/USD masih menunjukkan uptrend.

Area support terdekat berada di 1.1555, sementara resistance terdekat berada di 1.1625.

Jika harga tetap bertahan di atas support, peluang penguatan masih terbuka.

πŸ“ˆ Potential Buy: 1.1570
🎯 Potential TP: 1.1610
πŸ›‘ Potential SL: 1.1535

Market Update Doo Financial Futures - 19 agustus 2026 XAUUSD

XAU/USD

Harga emas mengalami tekanan akibat tingginya imbal hasil obligasi global.

Kenaikan imbal hasil dipengaruhi oleh meningkatnya kekhawatiran fiskal dan tekanan inflasi yang masih bertahan. Kondisi tersebut dapat mengurangi daya tarik emas karena aset berimbal hasil menjadi relatif lebih menarik.

Meski harga mengalami tekanan, secara teknikal XAU/USD masih berada dalam uptrend.

Area support terdekat berada di 4310.00, sementara resistance terdekat berada di 4365.00.

Jika harga mampu bertahan di sekitar support, peluang rebound masih terbuka.

πŸ“ˆ Potential Buy: 4325.00
🎯 Potential TP: 4355.00
πŸ›‘ Potential SL: 4295.00

Infografis Market Update Doo Financial Futures - 19 agustus 2026

Apa yang Perlu Diperhatikan Trader?

Keempat instrumen utama dalam Market Update hari ini masih berada dalam uptrend, tetapi sentimen pasar secara umum lebih berhati-hati.

AUD/USD mendapat tekanan dari meningkatnya sentimen risk off, sementara GBP/USD masih menunggu data inflasi Inggris.

EUR/USD tetap relatif kuat menjelang risalah FOMC, sedangkan XAU/USD tertekan oleh kenaikan imbal hasil obligasi global.

Bagi trader pemula, kondisi ini menunjukkan bahwa tren utama dan pergerakan jangka pendek tidak selalu searah. Sebuah instrumen masih dapat berada dalam uptrend meskipun sedang mengalami koreksi.

Agenda Ekonomi yang Perlu Diperhatikan

Market Brief 19 Agustus juga menyoroti beberapa agenda penting, yaitu Inflation Rate YoY Inggris, pidato Presiden ECB Christine Lagarde, serta FOMC Minutes Amerika Serikat.

Rilis tersebut dapat memengaruhi GBP/USD, EUR/USD, dolar AS, dan emas karena berpotensi mengubah ekspektasi pasar terhadap arah kebijakan suku bunga.

Kesimpulan Market Outlook

Secara umum, sentimen pasar masih dibayangi kenaikan harga minyak, tingginya imbal hasil obligasi, serta ketidakpastian geopolitik di Timur Tengah.

AUD/USD mengalami tekanan akibat sentimen risk off, sementara GBP/USD tetap bertahan dekat level tertinggi tiga bulan menjelang data inflasi Inggris.

EUR/USD masih berada dekat level tertinggi dua bulan, sedangkan emas mendapat tekanan dari kenaikan imbal hasil obligasi global.

Meski terdapat tekanan jangka pendek, AUD/USD, GBP/USD, EUR/USD, dan XAU/USD masih menunjukkan kecenderungan uptrend secara teknikal.

Trader perlu tetap memperhatikan data inflasi Inggris, risalah FOMC, pergerakan harga minyak, serta perkembangan Timur Tengah karena faktor-faktor tersebut dapat meningkatkan volatilitas pasar.

Research Team – Doo Financial Futures


Disclaimer

Peringatan Risiko: Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Perdagangan derivatif memiliki tingkat risiko tinggi terhadap modal Anda, dan Anda hanya boleh trading dengan uang yang Anda sanggup untuk kehilangan.

Perdagangan derivatif mungkin tidak cocok untuk semua investor. Pastikan Anda sepenuhnya memahami risiko yang terlibat dan mencari nasihat independen jika diperlukan.

Konten dalam materi ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai arahan atau rekomendasi untuk membeli atau menjual.