Pasar Asia bergerak variatif, sementara kontrak futures saham Amerika Serikat cenderung stagnan.
Investor masih mencermati laporan pendapatan perusahaan terbaru sekaligus menantikan data inflasi tambahan untuk mendapatkan petunjuk mengenai arah suku bunga Federal Reserve berikutnya.
Di pasar mata uang, dolar AS menguat dan memberikan tekanan terhadap AUD/USD, GBP/USD, serta EUR/USD. Sementara itu, harga emas tetap bertahan dekat level tertinggi dalam dua bulan setelah tekanan inflasi yang lebih rendah dari perkiraan mengurangi ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed dalam waktu dekat.
Baca Juga: Market Update 12 Agustus 2026: Pasar Menanti Inflasi AS

AUD/USD
Dolar Australia bergerak melemah di tengah penguatan dolar AS.
Ketidakpastian di Timur Tengah juga memberikan tekanan terhadap dolar Australia karena mata uang ini cukup sensitif terhadap perubahan sentimen risiko global.
Meski mengalami pelemahan jangka pendek, secara teknikal AUD/USD masih berada dalam uptrend.
Area support terdekat berada di 0.7025, sementara resistance terdekat berada di 0.7100.
Selama harga mampu bertahan di atas support, peluang kenaikan masih tetap terbuka.
π Potential Buy: 0.7035
π― Potential TP: 0.7075
π Potential SL: 0.6995

GBP/USD
Poundsterling melemah terhadap dolar AS yang menguat secara luas.
Investor kini mengalihkan perhatian pada data pertumbuhan ekonomi Inggris untuk mendapatkan petunjuk mengenai prospek kebijakan moneter Bank of England.
Secara teknikal, GBP/USD masih menunjukkan uptrend.
Area support terdekat berada di 1.3470, sementara resistance terdekat berada di 1.3550.
Jika harga mampu bertahan di atas support, peluang pemulihan menuju resistance masih terbuka.
π Potential Buy: 1.3480
π― Potential TP: 1.3520
π Potential SL: 1.3445

EUR/USD
Euro bergerak melemah akibat penguatan dolar AS setelah data inflasi Amerika Serikat bulan Juli sesuai dengan perkiraan ekonom.
Meski demikian, pasar menurunkan ekspektasi terhadap kenaikan suku bunga Federal Reserve. Kondisi ini dapat membatasi penguatan dolar AS lebih lanjut.
Secara teknikal, EUR/USD masih berada dalam uptrend.
Area support terdekat berada di 1.1480, sementara resistance terdekat berada di 1.1560.
Jika harga mampu bertahan di atas support, peluang kenaikan kembali masih terbuka.
π Potential Buy: 1.1500
π― Potential TP: 1.1540
π Potential SL: 1.1465

XAU/USD
Harga emas bertahan stabil dekat level tertinggi dalam dua bulan.
Tekanan inflasi yang lebih rendah dari perkiraan membantu mengurangi ekspektasi kenaikan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kondisi tersebut mendukung permintaan terhadap emas yang tidak memberikan imbal hasil.
Bagi trader pemula, ekspektasi suku bunga yang lebih rendah biasanya dapat mendukung emas karena biaya peluang memegang aset tanpa bunga menjadi lebih kecil.
Secara teknikal, XAU/USD masih berada dalam uptrend.
Area support terdekat berada di 4365.00, sementara resistance terdekat berada di 4465.00.
Jika harga tetap bertahan di atas support, peluang penguatan menuju resistance masih terbuka.
π Potential Buy: 4375.00
π― Potential TP: 4425.00
π Potential SL: 4335.00
Apa yang Perlu Diperhatikan Trader?
Keempat instrumen yang dianalisis hari ini masih berada dalam uptrend, meskipun AUD/USD, GBP/USD, dan EUR/USD mengalami tekanan jangka pendek akibat penguatan dolar AS.
AUD/USD juga masih dipengaruhi oleh ketidakpastian geopolitik, sementara GBP/USD menunggu data pertumbuhan ekonomi Inggris.
EUR/USD mendapat tekanan dari dolar AS, tetapi penurunan ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed dapat membantu membatasi pelemahan.
Sementara itu, XAU/USD tetap menunjukkan momentum relatif kuat karena pasar mengurangi ekspektasi terhadap kenaikan suku bunga Federal Reserve.
Bagi trader pemula, kondisi ini menunjukkan bahwa koreksi harga tidak selalu berarti tren utama sudah berubah. Support dan resistance tetap penting untuk melihat apakah momentum uptrend masih bertahan.
Agenda Ekonomi yang Perlu Diperhatikan
Market Brief hari ini juga menyoroti sejumlah agenda penting, termasuk data awal pertumbuhan ekonomi Inggris kuartal kedua, GDP Inggris bulanan, data PPI Amerika Serikat, Initial Jobless Claims, serta pidato pejabat Federal Reserve.
Data tersebut dapat memengaruhi ekspektasi terhadap kebijakan Bank of England dan Federal Reserve serta meningkatkan volatilitas pada pasangan mata uang utama dan emas.
Kesimpulan Market Outlook
Secara umum, sentimen pasar masih berhati-hati menjelang data ekonomi tambahan dari Amerika Serikat dan Inggris.
Penguatan dolar AS memberikan tekanan jangka pendek terhadap AUD/USD, GBP/USD, dan EUR/USD. Namun, ketiga pasangan mata uang tersebut masih menunjukkan kecenderungan uptrend secara teknikal.
Di sisi lain, XAU/USD bertahan dekat level tertinggi dua bulan karena berkurangnya ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed memberikan dukungan terhadap emas.
Trader perlu terus memperhatikan data inflasi, data pertumbuhan ekonomi Inggris, perkembangan Timur Tengah, serta arah kebijakan bank sentral yang dapat memicu perubahan sentimen pasar.
Research Team β Doo Financial Futures
Disclaimer
Peringatan Risiko: Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Perdagangan derivatif memiliki tingkat risiko tinggi terhadap modal Anda, dan Anda hanya boleh trading dengan uang yang Anda sanggup untuk kehilangan.
Perdagangan derivatif mungkin tidak cocok untuk semua investor. Pastikan Anda sepenuhnya memahami risiko yang terlibat dan mencari nasihat independen jika diperlukan.
Konten dalam materi ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai arahan atau rekomendasi untuk membeli atau menjual.

