Pasar Asia-Pasifik sebagian besar bergerak lebih rendah, sementara kontrak futures saham Amerika Serikat juga sedikit melemah.
Sentimen pasar masih terbebani oleh keraguan terhadap kemungkinan tercapainya kesepakatan jangka pendek antara Amerika Serikat dan Iran untuk membuka kembali Selat Hormuz. Ketidakpastian tersebut membuat pergerakan harga minyak dan perkembangan geopolitik tetap menjadi perhatian utama investor.
Di pasar mata uang, fokus juga tertuju pada keputusan kebijakan moneter Reserve Bank of Australia. Sementara itu, data Nonfarm Payrolls AS yang lebih lemah dari perkiraan sebelumnya membantu mengurangi ekspektasi pasar terhadap kenaikan suku bunga Federal Reserve.
Baca Juga: Market Update 7 Agustus 2026: Harga Minyak Naik Jelang NFP AS

AUD/USD
Dolar Australia bergerak mendekati level tertinggi dalam delapan minggu menjelang keputusan kebijakan moneter Reserve Bank of Australia.
Investor menantikan sinyal terbaru dari RBA mengenai arah suku bunga. Ekspektasi terhadap kebijakan yang tetap ketat dapat memberikan dukungan terhadap dolar Australia.
Secara teknikal, AUD/USD masih berada dalam uptrend. Artinya, kecenderungan harga masih mengarah naik selama area support mampu bertahan.
Area support terdekat berada di 0.7020, sementara resistance terdekat berada di 0.7080.
Jika harga tetap bertahan di atas support, peluang kenaikan menuju resistance masih terbuka.
π Potential Buy: 0.7030
π― Potential TP: 0.7070
π Potential SL: 0.6995

GBP/USD
Poundsterling bertahan di dekat level tertinggi dalam tiga minggu di tengah pelemahan dolar AS secara luas.
Dolar AS yang lebih lemah membantu menjaga sterling tetap kuat, meskipun sentimen global masih dibayangi ketidakpastian geopolitik di Timur Tengah.
Secara teknikal, GBP/USD masih menunjukkan uptrend.
Area support terdekat berada di 1.3440, sedangkan resistance terdekat berada di 1.3550.
Selama harga mampu bertahan di atas support, peluang penguatan masih tetap terbuka.
π Potential Buy: 1.3455
π― Potential TP: 1.3505
π Potential SL: 1.3410

EUR/USD
Euro bergerak mendekati level tertinggi sejak pertengahan Juni setelah laporan Nonfarm Payrolls Amerika Serikat tercatat lebih lemah dari perkiraan.
Revisi turun terhadap data tenaga kerja bulan-bulan sebelumnya juga membantu meredakan ekspektasi pasar terhadap kenaikan suku bunga Federal Reserve pada bulan berikutnya.
Bagi trader pemula, ekspektasi suku bunga AS yang lebih rendah dapat menekan dolar AS dan pada saat yang sama memberikan dukungan terhadap pasangan seperti EUR/USD.
Secara teknikal, EUR/USD masih berada dalam uptrend.
Area support terdekat berada di 1.1515, sementara resistance terdekat berada di 1.1620.
Jika harga mampu mempertahankan momentum di atas support, peluang penguatan lebih lanjut masih terbuka.
π Potential Buy: 1.1525
π― Potential TP: 1.1575
π Potential SL: 1.1485
Catatan: Market Brief mencantumkan resistance di 1.1620, 1.1625, dan 1.1685. Resistance pertama dan kedua sangat berdekatan, sehingga sebaiknya dikonfirmasi kembali sebelum publikasi.

XAU/USD
Harga emas bergerak turun pada awal perdagangan Asia setelah sebelumnya mencapai level tertinggi dalam tujuh minggu.
Tekanan terhadap emas muncul ketika harga minyak kembali naik di tengah ketidakpastian mengenai pembukaan kembali Selat Hormuz. Kenaikan harga energi dapat kembali meningkatkan kekhawatiran terhadap inflasi dan memengaruhi ekspektasi suku bunga.
Namun, secara teknikal XAU/USD masih menunjukkan uptrend. Artinya, penurunan jangka pendek belum sepenuhnya mengubah kecenderungan kenaikan sebelumnya.
Area support terdekat berada di 4285.00, sementara resistance terdekat berada di 4375.00.
Jika harga mampu bertahan di atas support, peluang penguatan kembali masih terbuka.
π Potential Buy: 4300.00
π― Potential TP: 4350.00
π Potential SL: 4260.00
Apa yang Perlu Diperhatikan Trader?
Keempat instrumen yang dianalisis hari ini masih berada dalam uptrend, meskipun sentimen pasar global cenderung berhati-hati.
AUD/USD menjadi perhatian menjelang keputusan kebijakan RBA. GBP/USD masih mendapat dukungan dari pelemahan dolar AS, sementara EUR/USD menguat setelah data tenaga kerja AS mengurangi ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed.
XAU/USD mengalami koreksi setelah mencapai level tertinggi tujuh minggu, tetapi secara teknikal tren kenaikan masih bertahan.
Bagi trader pemula, kondisi uptrend tidak berarti harga akan terus bergerak naik tanpa koreksi. Penurunan sementara masih dapat terjadi, sehingga level support dan resistance tetap penting untuk diperhatikan.
Kesimpulan Market Outlook
Secara umum, sentimen pasar masih dipengaruhi oleh perkembangan hubungan AS-Iran dan ketidakpastian terkait pembukaan kembali Selat Hormuz.
Di pasar forex, AUD/USD bergerak dekat level tertinggi delapan minggu menjelang keputusan RBA. GBP/USD dan EUR/USD juga masih mendapat dukungan dari pelemahan dolar AS.
Sementara itu, emas mengalami tekanan jangka pendek setelah sebelumnya mencapai level tertinggi tujuh minggu. Meski demikian, AUD/USD, GBP/USD, EUR/USD, dan XAU/USD masih menunjukkan kecenderungan uptrend secara teknikal.
Trader perlu memperhatikan keputusan RBA, perubahan ekspektasi kebijakan Federal Reserve, perkembangan Selat Hormuz, serta pergerakan harga minyak yang dapat meningkatkan volatilitas pasar.
Research Team β Doo Financial Futures
Disclaimer
Peringatan Risiko: Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Perdagangan derivatif memiliki tingkat risiko tinggi terhadap modal Anda, dan Anda hanya boleh trading dengan uang yang Anda sanggup untuk kehilangan.
Perdagangan derivatif mungkin tidak cocok untuk semua investor. Pastikan Anda sepenuhnya memahami risiko yang terlibat dan mencari nasihat independen jika diperlukan.
Konten dalam materi ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai arahan atau rekomendasi untuk membeli atau menjual.

