Pasar Asia-Pasifik umumnya dibuka lebih rendah pada perdagangan Jumat, sementara kontrak futures saham Amerika Serikat juga bergerak turun.
Tekanan pasar dipicu oleh kenaikan harga minyak akibat kekhawatiran terhadap potensi gangguan pasokan di Timur Tengah. Investor juga bersikap lebih hati-hati menjelang rilis laporan ketenagakerjaan Amerika Serikat bulan Juli.
Data Nonfarm Payrolls (NFP) menjadi perhatian utama karena dapat memengaruhi ekspektasi terhadap arah suku bunga Federal Reserve, pergerakan dolar AS, serta volatilitas pada pasangan mata uang dan emas.
Baca Juga: Market Update 6 Agustus 2026: Dolar AS Melemah, Emas Menguat

AUD/USD
Dolar Australia bergerak melemah setelah harga minyak kembali naik menjelang rilis laporan NFP Amerika Serikat.
Kenaikan harga minyak dapat meningkatkan kekhawatiran terhadap inflasi dan mendorong investor beralih ke aset yang dinilai lebih aman. Kondisi tersebut dapat membatasi permintaan terhadap mata uang yang sensitif terhadap risiko seperti dolar Australia.
Meski melemah dalam jangka pendek, secara teknikal AUD/USD masih berada dalam uptrend.
Area support terdekat berada di 0.7010, sementara resistance terdekat berada di 0.7065.
Selama harga mampu bertahan di atas support, peluang kenaikan masih tetap terbuka.
π Potential Buy: 0.7020
π― Potential TP: 0.7055
π Potential SL: 0.6990

GBP/USD
Poundsterling bergerak relatif stabil karena investor masih menunggu hasil pembicaraan antara Iran dan Oman.
Perkembangan pembicaraan tersebut dapat memengaruhi ketegangan di Selat Hormuz, harga minyak, dan permintaan terhadap dolar AS sebagai aset safe haven.
Secara teknikal, GBP/USD masih berada dalam uptrend.
Area support terdekat berada di 1.3445, sedangkan resistance terdekat berada di 1.3500.
Jika harga mampu bertahan di atas support, peluang penguatan menuju resistance masih terbuka.
π Potential Buy: 1.3450
π― Potential TP: 1.3480
π Potential SL: 1.3320
Catatan: Nilai SL dalam file asli tertulis 1.3320. Level tersebut berada cukup jauh di bawah harga buy dan support terdekat, sehingga perlu dikonfirmasi kembali oleh Research Team sebelum artikel dipublikasikan.

EUR/USD
Euro sedikit melemah karena kenaikan harga minyak kembali memicu kekhawatiran terhadap gangguan pasokan.
Sentimen tersebut muncul setelah Iran menerbitkan rancangan rencana pembatasan akses di Selat Hormuz. Ketidakpastian geopolitik dapat meningkatkan permintaan terhadap dolar AS dan memberikan tekanan terhadap euro.
Namun, secara teknikal EUR/USD masih berada dalam uptrend.
Area support terdekat berada di 1.1485, sementara resistance terdekat berada di 1.1565.
Selama harga bertahan di atas support, peluang kenaikan masih tetap terbuka.
π Potential Buy: 1.1500
π― Potential TP: 1.1550
π Potential SL: 1.1460

XAU/USD
Harga emas bertahan di atas level 4.200 seiring meningkatnya kembali ketegangan di Selat Hormuz.
Ketegangan tersebut mendorong harga minyak naik, memicu kekhawatiran inflasi, dan memperkuat ekspektasi bahwa Federal Reserve dapat mempertahankan suku bunga tinggi atau kembali mengambil kebijakan yang lebih ketat.
Meski suku bunga tinggi biasanya dapat menekan emas, permintaan terhadap aset safe haven akibat ketidakpastian geopolitik membantu menjaga harga tetap kuat.
Secara teknikal, XAU/USD masih berada dalam uptrend.
Area support terdekat berada di 4205.00, sementara resistance terdekat berada di 4310.00.
Jika harga tetap bertahan di atas support, peluang kenaikan lanjutan masih terbuka.
π Potential Buy: 4235.00
π― Potential TP: 4285.00
π Potential SL: 4190.00

Apa yang Perlu Diperhatikan Trader?
Seluruh instrumen trading yang dianalisis hari ini masih menunjukkan kecenderungan uptrend, meskipun beberapa mengalami tekanan jangka pendek.
AUD/USD melemah akibat kenaikan harga minyak, sedangkan GBP/USD bergerak stabil sambil menunggu perkembangan pembicaraan Iran dan Oman. EUR/USD juga mengalami tekanan karena ketidakpastian di Selat Hormuz.
Sementara itu, XAU/USD tetap bertahan kuat karena permintaan safe haven membantu mengimbangi kekhawatiran terhadap inflasi dan suku bunga.
Bagi trader pemula, penting untuk memahami bahwa uptrend tidak berarti harga akan selalu bergerak naik. Koreksi jangka pendek masih dapat terjadi, terutama menjelang rilis data penting seperti NFP.
Fokus pada Data NFP AS
Investor menantikan beberapa data tenaga kerja Amerika Serikat:
Nonfarm Payrolls Juli: Konsensus 80K | Sebelumnya 57K
Unemployment Rate: Konsensus 4,2% | Sebelumnya 4,2%
Average Hourly Earnings MoM: Konsensus 0,3% | Sebelumnya 0,3%
Data yang lebih kuat atau lebih lemah dari perkiraan dapat mengubah ekspektasi pasar terhadap kebijakan Federal Reserve dan memicu pergerakan tajam pada dolar AS, emas, serta pasangan mata uang utama.
Kesimpulan Market Outlook
Secara umum, sentimen pasar masih dipengaruhi oleh kenaikan harga minyak, meningkatnya ketegangan di Selat Hormuz, serta penantian terhadap laporan ketenagakerjaan AS.
AUD/USD, GBP/USD, EUR/USD, dan XAU/USD masih berada dalam uptrend secara teknikal. Namun, tekanan jangka pendek tetap perlu diperhatikan karena sentimen geopolitik dan hasil NFP dapat mengubah arah pasar dengan cepat.
Trader perlu memperhatikan reaksi harga di sekitar area support dan resistance serta menggunakan manajemen risiko sebelum mengambil keputusan.
Research Team β Doo Financial Futures
Disclaimer
Peringatan Risiko: Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Perdagangan derivatif memiliki tingkat risiko tinggi terhadap modal Anda, dan Anda hanya boleh trading dengan uang yang Anda sanggup untuk kehilangan.
Perdagangan derivatif mungkin tidak cocok untuk semua investor. Pastikan Anda sepenuhnya memahami risiko yang terlibat dan mencari nasihat independen jika diperlukan.
Konten dalam materi ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai arahan atau rekomendasi untuk membeli atau menjual.

