Pasar Asia umumnya dibuka lebih rendah pada perdagangan Kamis, sementara indeks saham futures Amerika Serikat mengalami rebound.
Investor menilai laporan pendapatan terbaru dari sejumlah perusahaan teknologi besar serta keputusan Federal Reserve untuk mempertahankan suku bunga. Sikap The Fed yang dinilai tidak seagresif perkiraan pasar kemudian memberikan tekanan terhadap dolar AS.
Di pasar forex dan komoditas, pelemahan dolar membantu mendorong dolar Australia, poundsterling, euro, dan emas. Namun, sentimen risk-off masih membatasi kenaikan pada beberapa instrumen.
Baca Juga: Market Update 29 Juli 2026: Minyak Naik, Pasar Menanti FOMC

AUD/USD
Dolar Australia bergerak menguat di tengah pelemahan dolar AS secara luas. Namun, sentimen risk-off masih membatasi kenaikan mata uang Australia.
Sentimen risk-off merupakan kondisi ketika investor cenderung lebih berhati-hati dan mengurangi kepemilikan pada aset yang dianggap lebih berisiko. Dolar Australia termasuk mata uang yang cukup sensitif terhadap perubahan sentimen pasar global.
Secara teknikal, AUD/USD masih bergerak sideway. Artinya, harga belum menunjukkan arah tren yang kuat dan masih bergerak di antara area support dan resistance.
Area support terdekat berada di 0.6920, sementara resistance terdekat berada di 0.6965.
Jika harga kembali gagal menembus resistance, tekanan jual masih berpotensi muncul.
📉 Potential Sell: 0.6960
🎯 Potential TP: 0.6930
🛑 Potential SL: 0.6990

GBP/USD
Poundsterling naik ke level tertinggi dalam satu minggu setelah dolar AS melemah secara luas menyusul pertemuan FOMC.
Investor selanjutnya menantikan pertemuan kebijakan Bank of England. Keputusan dan pernyataan bank sentral tersebut dapat memengaruhi ekspektasi suku bunga Inggris dan arah GBP/USD.
Secara teknikal, GBP/USD masih berada dalam kondisi sideway.
Area support terdekat berada di 1.3305, sedangkan resistance terdekat berada di 1.3385.
Jika harga gagal bertahan di atas resistance, potensi koreksi masih perlu diperhatikan.
📉 Potential Sell: 1.3370
🎯 Potential TP: 1.3325
🛑 Potential SL: 1.3410

EUR/USD
Euro bergerak stabil setelah menguat tajam pada sesi sebelumnya.
Penguatan euro didukung oleh dolar AS yang masih berada di bawah tekanan setelah Federal Reserve dinilai mengambil sikap yang kurang agresif dibandingkan ekspektasi pasar.
Secara teknikal, EUR/USD masih bergerak sideway.
Area support terdekat berada di 1.1415, sementara resistance terdekat berada di 1.1480.
Jika harga gagal menembus resistance, tekanan jual jangka pendek masih berpotensi muncul.
📉 Potential Sell: 1.1465
🎯 Potential TP: 1.1425
🛑 Potential SL: 1.1495

XAU/USD
Harga emas sedikit menguat setelah Federal Reserve mempertahankan suku bunga.
Investor juga mempertimbangkan komentar Ketua Federal Reserve Kevin Warsh mengenai inflasi. Pernyataan tersebut menjadi perhatian karena dapat memberikan petunjuk mengenai arah kebijakan suku bunga AS berikutnya.
Bagi trader pemula, pelemahan dolar AS dapat memberikan dukungan terhadap emas. Namun, pergerakan emas tetap dapat berubah mengikuti ekspektasi inflasi, suku bunga, dan imbal hasil obligasi.
Secara teknikal, XAU/USD masih berada dalam kondisi sideway.
Area support terdekat berada di 4045.00, sementara resistance terdekat berada di 4110.00.
Jika harga gagal menembus resistance, potensi tekanan jual masih perlu diwaspadai.
📉 Potential Sell: 4095.00
🎯 Potential TP: 4060.00
🛑 Potential SL: 4125.00
Apa yang Perlu Diperhatikan Trader?
Seluruh instrumen yang dianalisis hari ini masih berada dalam kondisi sideway. Artinya, belum ada arah tren kuat yang benar-benar mendominasi pergerakan harga.
Meskipun AUD/USD, GBP/USD, EUR/USD, dan XAU/USD mendapat dukungan dari pelemahan dolar AS, analisis teknikal masih menunjukkan potensi sell ketika harga mendekati area resistance.
Bagi trader pemula, kondisi ini menunjukkan bahwa kenaikan harga secara fundamental belum tentu langsung mengubah tren teknikal. Reaksi harga di sekitar support dan resistance tetap perlu diperhatikan sebelum mengambil keputusan.
Selain itu, pasar masih menantikan pertemuan Bank of England serta sejumlah data ekonomi AS, termasuk Core PCE, pendapatan pribadi, belanja pribadi, dan pertumbuhan ekonomi kuartal kedua. Agenda tersebut dapat meningkatkan volatilitas pasar.
Kesimpulan Market Outlook
Secara umum, pasar masih mencerna keputusan Federal Reserve untuk mempertahankan suku bunga dan sikap kebijakan yang dinilai kurang agresif dari perkiraan.
Pelemahan dolar AS membantu mendorong AUD/USD, GBP/USD, EUR/USD, dan harga emas. Namun, sentimen risk-off serta posisi harga yang mendekati area resistance masih dapat membatasi penguatan.
AUD/USD, GBP/USD, EUR/USD, dan XAU/USD seluruhnya masih bergerak sideway secara teknikal. Trader perlu memperhatikan reaksi harga pada area support dan resistance, sekaligus memantau pertemuan Bank of England dan rilis data ekonomi AS berikutnya.
Disclaimer
Peringatan Risiko: Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Perdagangan derivatif memiliki tingkat risiko tinggi terhadap modal Anda, dan Anda hanya boleh trading dengan uang yang Anda sanggup untuk kehilangan.
Perdagangan derivatif mungkin tidak cocok untuk semua investor. Pastikan Anda sepenuhnya memahami risiko yang terlibat dan mencari nasihat independen jika diperlukan.
Konten dalam materi ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai arahan atau rekomendasi untuk membeli atau menjual.

