Kontrak futures saham Amerika Serikat bergerak datar setelah kenaikan harga minyak dan imbal hasil obligasi Treasury menekan Wall Street.

Sementara itu, pasar Asia sebagian besar dibuka melemah setelah serangan lanjutan AS terhadap Iran kembali meningkatkan kekhawatiran terhadap eskalasi konflik di Timur Tengah. Kondisi tersebut mendorong harga energi lebih tinggi, memperkuat dolar AS, dan menekan sentimen risiko.

Baca Juga: Market Update 31 Agustus 2026: Tensi AS-Iran Tekan Pasar

Market analysis Doo Financial Futures - 2 September 2026 AUDUSD

AUD/USD

Dolar Australia menguat pada awal perdagangan setelah data pertumbuhan ekonomi Australia melampaui perkiraan.

PDB kuartal kedua tumbuh 0,4% secara kuartalan, lebih tinggi dari konsensus 0,3%. Data yang lebih kuat membantu memperkuat ekspektasi bahwa Reserve Bank of Australia dapat mempertahankan sikap kebijakan yang hawkish.

Secara teknikal, AUD/USD masih berada dalam uptrend.

Area support terdekat berada di 0.7125, sementara resistance terdekat berada di 0.7175.

Jika harga mampu bertahan di atas support, peluang kenaikan masih terbuka.

πŸ“ˆ Potential Buy: 0.7135
🎯 Potential TP: 0.7165
πŸ›‘ Potential SL: 0.7110

Market analysis Doo Financial Futures - 2 September 2026 GBPUSD

GBP/USD

Poundsterling bergerak melemah karena aksi jual obligasi global mendorong biaya pinjaman Inggris ke level tertinggi sejak 2008.

Di saat yang sama, meningkatnya ketegangan di Timur Tengah turut memperkuat dolar AS dan memberikan tekanan tambahan terhadap poundsterling.

Meski mengalami pelemahan jangka pendek, secara teknikal GBP/USD masih berada dalam uptrend.

Area support terdekat berada di 1.3485, sementara resistance terdekat berada di 1.3555.

Jika harga mampu mempertahankan support, peluang rebound masih terbuka.

πŸ“ˆ Potential Buy: 1.3500
🎯 Potential TP: 1.3540
πŸ›‘ Potential SL: 1.3465

Market analysis Doo Financial Futures - 2 September 2026 EURUSD

EUR/USD

Euro bergerak melemah seiring dolar AS kembali menguat setelah ketegangan di Timur Tengah meningkat.

Kenaikan harga minyak turut memicu kembali kekhawatiran terhadap inflasi dan memperkuat ekspektasi bahwa kebijakan moneter AS dapat tetap lebih ketat.

Bagi trader pemula, kondisi seperti ini penting karena ekspektasi suku bunga yang lebih tinggi biasanya dapat meningkatkan daya tarik dolar AS dan memberikan tekanan terhadap pasangan EUR/USD.

Secara teknikal, EUR/USD masih berada dalam uptrend.

Area support terdekat berada di 1.1570, sementara resistance terdekat berada di 1.1640.

Jika harga mampu bertahan di atas support, peluang pemulihan masih terbuka.

πŸ“ˆ Potential Buy: 1.1575
🎯 Potential TP: 1.1610
πŸ›‘ Potential SL: 1.1545

Market analysis Doo Financial Futures - 2 September 2026 XAUUSD

XAU/USD

Harga emas bergerak turun pada awal perdagangan Asia seiring eskalasi ketegangan geopolitik di Timur Tengah.

Kondisi tersebut memperkuat dolar AS dan mendorong kenaikan imbal hasil obligasi, sehingga memberikan tekanan terhadap emas yang tidak memberikan imbal hasil.

Berbeda dari tiga pasangan mata uang di atas, secara teknikal XAU/USD sudah berada dalam downtrend.

Area support terdekat berada di 4285.00, sementara resistance terdekat berada di 4335.00.

Selama harga masih tertahan di bawah resistance, tekanan jual masih perlu diperhatikan.

πŸ“‰ Potential Sell: 4325.00
🎯 Potential TP: 4295.00
πŸ›‘ Potential SL: 4350.00

Apa yang Perlu Diperhatikan Trader?

Pergerakan pasar hari ini menunjukkan adanya perbedaan antara forex dan emas.

AUD/USD, GBP/USD, dan EUR/USD masih mempertahankan uptrend secara teknikal, meskipun GBP/USD dan EUR/USD mengalami tekanan akibat penguatan dolar AS.

Sebaliknya, XAU/USD telah menunjukkan downtrend, sehingga arah teknikalnya berbeda dari tiga pasangan mata uang utama tersebut.

Bagi trader pemula, kondisi ini menunjukkan bahwa setiap instrumen perlu dianalisis secara terpisah. Sentimen geopolitik yang sama dapat memberikan dampak berbeda tergantung pada arah dolar, imbal hasil obligasi, dan tren teknikal masing-masing aset.

Agenda Ekonomi yang Perlu Diperhatikan

Market Brief 2 September juga menyoroti data GDP Australia kuartal kedua serta ADP Employment Change AS. Konsensus ADP tercatat 48K dibandingkan 44K sebelumnya.

Data tenaga kerja AS dapat memengaruhi ekspektasi terhadap kebijakan Federal Reserve dan berpotensi meningkatkan volatilitas pada dolar AS, pasangan mata uang utama, dan emas.

Kesimpulan Market Outlook

Secara umum, sentimen pasar masih tertekan oleh meningkatnya ketegangan antara AS dan Iran, kenaikan harga minyak, serta tingginya imbal hasil Treasury.

AUD/USD mendapat dukungan dari pertumbuhan ekonomi Australia yang lebih kuat dari perkiraan. Sementara itu, GBP/USD dan EUR/USD menghadapi tekanan dari penguatan dolar AS.

Di pasar komoditas, XAU/USD sudah beralih ke downtrend karena kenaikan dolar dan imbal hasil obligasi memberikan tekanan yang lebih kuat terhadap harga emas.

Trader perlu terus memperhatikan perkembangan geopolitik, pergerakan harga minyak, data tenaga kerja AS, serta reaksi harga di area support dan resistance sebelum mengambil keputusan.

Dalam kondisi pasar yang volatil seperti saat ini, trader tidak hanya perlu memperhatikan arah harga, tetapi juga perbandingan antara potensi keuntungan dan risiko pada setiap posisi.

Untuk memahaminya lebih lanjut, baca juga Apa Itu Risk Reward Ratio dalam Trading? agar setiap rencana entry, target profit, dan stop loss dapat dinilai dengan lebih terukur.

Research Team – Doo Financial Futures


Disclaimer

Peringatan Risiko: Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Perdagangan derivatif memiliki tingkat risiko tinggi terhadap modal Anda, dan Anda hanya boleh trading dengan uang yang Anda sanggup untuk menanggung kerugian.

Perdagangan derivatif mungkin tidak cocok untuk semua investor. Pastikan Anda sepenuhnya memahami risiko yang terlibat dan mencari nasihat independen jika diperlukan.

Konten dalam materi ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai arahan atau rekomendasi untuk membeli atau menjual.