Leverage dalam trading memungkinkan trader mengendalikan nilai transaksi yang lebih besar dibandingkan modal atau margin yang digunakan. Fasilitas ini membuat penggunaan modal menjadi lebih fleksibel.

Namun, leverage juga dapat memperbesar kerugian ketika harga bergerak berlawanan. Karena itu, penggunaannya perlu disertai pengaturan ukuran posisi dan manajemen risiko.

Baca Juga: Apa Itu Spread dalam Trading dan Cara Menghitungnya?

Apa Itu Leverage dalam Trading?

Pengertian Leverage

Leverage adalah rasio yang menunjukkan perbandingan antara dana yang digunakan trader dengan nilai transaksi yang dapat dikendalikan.

Sebagai contoh, leverage 1:100 berarti nilai transaksi dapat lebih besar daripada dana yang digunakan sebagai margin.

Hubungan Leverage dengan Modal Trading

Leverage memungkinkan trader tidak perlu menyediakan seluruh nilai transaksi secara langsung.

Namun, kemampuan membuka transaksi lebih besar tidak berarti trader harus menggunakan seluruh kapasitas yang tersedia.

Perbedaan Leverage dan Margin

Leverage merupakan rasio yang menunjukkan daya transaksi, sedangkan margin adalah dana yang harus tersedia untuk mempertahankan posisi.

Keduanya saling berkaitan karena tingkat leverage memengaruhi jumlah margin yang dibutuhkan.

Cara Kerja Leverage dalam Trading

Contoh Penggunaan Leverage

Ketika menggunakan leverage, trader hanya menyediakan sebagian dari total nilai transaksi sebagai margin.

Hal ini memungkinkan posisi dengan nilai lebih besar dibuka menggunakan modal yang relatif lebih kecil.

Pengaruh Leverage terhadap Nilai Transaksi

Semakin tinggi nilai transaksi, semakin besar pula perubahan nilai posisi ketika harga bergerak.

Karena itu, penggunaan leverage perlu disesuaikan dengan modal dan ukuran lot yang digunakan.

Mengapa Leverage Bisa Memperbesar Risiko

Leverage memperbesar eksposur terhadap pergerakan harga.

Jika harga bergerak sesuai analisis, potensi hasil dapat meningkat. Sebaliknya, pergerakan yang berlawanan juga dapat menghasilkan kerugian lebih besar.

Manfaat Leverage bagi Trader

Membuka Posisi dengan Modal Lebih Kecil

Leverage memungkinkan trader menggunakan sebagian modal sebagai margin untuk membuka transaksi.

Hal ini membuat penggunaan dana lebih fleksibel dibandingkan harus menyediakan seluruh nilai kontrak.

Membantu Mengakses Nilai Transaksi Lebih Besar

Trader dapat memperoleh eksposur terhadap nilai transaksi yang lebih besar.

Namun, nilai posisi tetap perlu disesuaikan dengan kemampuan menerima kerugian.

Fleksibel untuk Berbagai Strategi Trading

Leverage dapat digunakan pada strategi jangka pendek maupun jangka lebih panjang.

Tingkat penggunaannya perlu disesuaikan dengan volatilitas, stop loss, dan karakter instrumen.

Risiko Leverage yang Perlu Dipahami

Kerugian Bisa Membesar

Pergerakan harga kecil dapat memberikan dampak besar apabila ukuran posisi terlalu tinggi.

Karena itu, leverage tidak sebaiknya digunakan hanya untuk mengejar potensi keuntungan lebih besar.

Risiko Margin Call

Margin call dapat terjadi ketika dana dalam akun tidak lagi mencukupi untuk mempertahankan posisi.

Kondisi ini biasanya terjadi ketika kerugian posisi terus bertambah dan margin tersedia menurun.

Overtrading karena Modal Terlihat Lebih Besar

Leverage dapat membuat kapasitas transaksi terlihat lebih besar dibandingkan modal sebenarnya.

Jika tidak dikontrol, trader dapat membuka terlalu banyak posisi atau menggunakan lot terlalu tinggi.

Gunakan Risk Reward Ratio untuk Mengontrol Risiko

Leverage sebaiknya digunakan bersama perhitungan risk reward ratio agar trader dapat membandingkan potensi kerugian dengan target keuntungan sebelum membuka posisi.

Dengan menentukan batas risiko, stop loss, dan target profit sejak awal, trader dapat menghindari penggunaan leverage yang terlalu agresif. Pelajari lebih lanjut mengenai Risk Reward Ratio dalam Trading untuk memahami cara mengatur risiko dan target secara lebih terukur.

Tips Menggunakan Leverage dengan Bijak

1. Gunakan Ukuran Lot yang Sesuai

Tentukan ukuran lot berdasarkan modal, batas risiko, dan jarak stop loss.

Jangan meningkatkan ukuran posisi hanya karena leverage memungkinkan transaksi tersebut dibuka.

2. Selalu Pasang Stop Loss

Stop loss membantu menentukan batas kerugian ketika harga bergerak berlawanan.

Level stop loss sebaiknya ditentukan berdasarkan struktur market dan dimasukkan dalam trading plan. Trader juga perlu memahami bagaimana perubahan harga memengaruhi hasil transaksi.

Implementasi sebelum trading untuk menghitung profit dan loss, agar perhitungan potensi keuntungan dan kerugian bisa dilakukan dengan lebih terukur.

3. Sesuaikan Leverage dengan Profil Risiko

Tidak semua trader membutuhkan leverage tinggi. Gunakan leverage yang sesuai dengan pengalaman, strategi, serta kemampuan menerima risiko.

Manchester Trip Doo Financial Futures

Trading di Doo Financial Futures dan Mulai Trading Sekarang

Dengan akses market, emas & perak, forex, dan komoditas dengan harga real-time, chart, dan fitur pengelolaan akun dalam satu platform, trader dapat memantau aktivitas trading dengan lebih praktis.

Download aplikasi Doo Financial Futures melalui Google Play Store atau Apple App Store untuk mengakses market global, memantau harga real-time, dan mulai trading kapan saja di mana saja.